Menu Close

FKIP UNSRI Gelar Coaching Clinic Proposal Penelitian dan Pengabdian BIMA 2025

https://pendidikanekonomi.fkipunsri.org/, Palembang, Selasa (21/10/2025) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (FKIP Unsri)  kembali mengadakan kegiatan Coaching Clinic Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat BIMA 2025. Pelaksanaan dilakuan secara luring di ruang Djuaini Mukti UPT Bahasa Universitas Sriwijaya dan secara daring melalui media zoom meeting.  Kegiatan dihadiri langsung oleh Wakil Dekan I, Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Penjaminan Mutu FKIP Unsri, ibu Dr. Rita Inderawati, M. Pd., dan Wakil Dekan III, Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Inovasi dan Hilirisasi, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Alumni, ibu Prof. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si.

Acara  dilakukan selama satu hari berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III, ibu Prof. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si.  Kegiatan ini diketuai oleh Ketua Jurusan PIPS, ibu Dr. Hudaidah, M.Pd., dan menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, M.Si., pakar penelitian skala nasional dan internasional, dari Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.

Dalam sambutannya ketua panitia, menjelaskan bahwa peserta kegiatan terdiri dari dosen, mahasiswa S2 dan mahasiswa S3 di lingkungan FKIP Unsri, dengan tujuan utama dari kegiatan coaching clinic adalah   memfasilitasi  dosen dan mahasiswa   dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian  BIMA yang lebih kompetitif baik dari sisi administratif,  substansi, metodologi, anggaran, dan kelayakan.  Harapannya setelah mengikuti coaching clinic, dosen dan mahasiswa (S2-S3) di lingkungan FKIP Unsri mampu menghasilkan proposal yang lebih berkualitas dan sesuai panduan, sehingga peluang lolos pendanaan dari Kemendikti Saintek tahun 2026 meningkat jumlahnya.

Wakil Dekan III, Prof. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan jumlah proposal penelitian dan pengabdian para dosen. “Kegiatan coaching clinic ini diharapkan dapat membantu para dosen dalam menyiapkan proposal yang lebih matang dan berpeluang besar untuk didanai melalui BIMA. Selain itu, Wakil Dekan III menekankan pentingnya orientasi penelitian dan pengabdian yang selaras dengan Asta Cita dan Sustainable Development Goals (SDGs). Ia berpesan agar setiap kegiatan penelitian dan pengabdian tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. “Penelitian dan pengabdian kita harus memiliki arah yang jelas tidak hanya sekadar memenuhi target administratif, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Asta Cita dan SDGs. Dengan demikian, karya-karya dosen FKIP Unsri benar-benar membawa manfaat dan berdampak bagi bangsa dan kemanusiaan,” ujarnya.

Dalam sesi inti narasumber, Prof. Ir. Dr.  Siti Herlinda, M. Si., memberikan pendampingan langsung dalam penyusunan proposal penelitian dan pengabdian sesuai dengan panduan dan sistem BIMA, mulai dari teknis membuat latar belakang, perumusan masalah, metodologi penelitian, hingga strategi publikasi ilmiah dan pencapaian luaran sesuai aturan dan tepat waktu. Peserta juga mendapatkan umpan balik langsung terhadap draft proposal yang telah disiapkan, sehingga dapat diperbaiki sebelum diajukan melalui sistem BIMA.  Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh para dosen dari berbagai program studi di lingkungan FKIP Unsri serta mahasiswa S2 dan S3.

Dengan terselenggaranya Coaching Clinic penyusunan proposal penelitian dan pengabdian BIMA di 2025 ini, FKIP Unsri berkomitmen untuk terus mendorong budaya riset dan pengabdian yang berkualitas, relevan, dan berdaya guna bagi masyarakat. Sejalan dengan misi FKIP Universitas Sriwijaya   menyelenggarakan penelitian yang menghasilkan penemuan baru di bidang keguruan dan ilmu pendidikan serta menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang keguruan dan ilmu pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia maupun Sumatera Selatan secara khusus.