Menu Close

Lokakarya Pemutakhiran Kurikulum Pendidikan Ekonomi FKIP UNSRI: Sinergi Akademisi dan Praktisi untuk Masa Depan Pendidikan

Palembang, 21 Mei 2024 – Dalam upaya menjaga relevansi dan kualitas pendidikan, Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya mengadakan Lokakarya Pemutakhiran Kurikulum. Acara ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Aula Pascasarjana FKIP UNSRI dan melalui platform Zoom Meeting, dengan tema utama “Penguatan Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Kebutuhan Dunia Kerja.”

Lokakarya ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk merespons perkembangan global, seperti digitalisasi ekonomi, ekonomi hijau, dan kebutuhan kompetensi abad ke-21. Program ini bertujuan menghasilkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Tujuan Lokakarya

Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama:

  • Menyusun Kurikulum Inovatif
  • Menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori ekonomi tetapi juga memiliki keterampilan praktis, seperti analisis data, penguasaan perangkat lunak ekonomi, dan kemampuan komunikasi.
  • Mengakomodasi Masukan Stakeholder
  • Integrasi masukan dari dosen, mahasiswa, alumni, dan dunia kerja untuk menyempurnakan kurikulum.
  • Penguatan MBKM (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka)
  • Mengoptimalkan kegiatan MBKM dengan fokus pada konversi mata kuliah yang relevan.
  • Peningkatan Kompetensi Digital 
  • Mendorong literasi digital di setiap aspek pembelajaran untuk mendukung metode pengajaran berbasis teknologi.

Rangkaian Kegiatan Lokakarya

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh Putri Asri Sarafina, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Sambutan pembukaan disampaikan oleh Ketua Jurusan Pendidikan IPS, Dr. Hudaidah, M.Pd., yang menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan praktisi dalam merancang kurikulum yang berorientasi masa depan.

Sesi Pemaparan Materi

Moderator Dra. Dewi Koryati, M.Pd. memandu sesi utama, yang menghadirkan narasumber Dr. Leny Noviani, S.Pd., M.Si., seorang ahli di bidang pengembangan kurikulum. Dalam pemaparannya, Dr. Leny menjelaskan langkah-langkah strategis menyusun kurikulum berbasis etno-entrepreneurship, menyesuaikan visi keilmuan dengan kebutuhan lokal, dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

Beberapa poin penting yang disampaikan Dr. Leny meliputi:

Pentingnya Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang spesifik, seperti kemampuan merancang strategi pembelajaran inovatif dan analisis kebijakan ekonomi.

Penyelarasan antara materi perkuliahan dengan kebutuhan dunia kerja, seperti tambahan mata kuliah Ekonomi Mikro Lanjut dan penguatan materi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Diskusi dan Tanya Jawab

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Beberapa pertanyaan yang diajukan peserta mencakup:

  • Bagaimana cara meningkatkan durasi dan efektivitas Program Latihan Profesi (PLP)?
  • Strategi menghadapi tantangan digitalisasi dalam pembelajaran ekonomi.
  • Mekanisme konversi mata kuliah untuk program MBKM.

Sesi ini menghasilkan rekomendasi penting, termasuk penguatan metode pengajaran berbasis kasus untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa.

Rekomendasi dan Tanggapan Stakeholder

Lokakarya ini juga diisi dengan diskusi mendalam dari berbagai pemangku kepentingan, seperti:

Stakeholder Pendidikan – Perwakilan Dinas Pendidikan dan MGMP menyarankan penambahan materi seperti pengelolaan kelas dan strategi pembelajaran berbasis proyek.

Alumni – Alumni menekankan pentingnya keterampilan praktis seperti digitalisasi akuntansi dan analisis pemasaran berbasis perangkat lunak.

Mahasiswa – Mahasiswa menyarankan perbaikan alur mata kuliah, seperti penempatan metodologi penelitian di semester yang lebih tinggi agar sesuai dengan tingkat pemahaman mereka.

Lokakarya ini ditutup dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas draf kurikulum baru yang dirancang. Semua masukan dari peserta dirangkum untuk menyusun kurikulum yang lebih adaptif dan aplikatif. Koordinator Program Studi Pendidikan Ekonomi, Dr. Dwi Hasmidyani, M.Si., mengungkapkan bahwa revisi kurikulum ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan, menjadikan mereka lebih siap bersaing di dunia kerja.

Lokakarya Pemutakhiran Kurikulum ini menjadi langkah awal menuju transformasi pendidikan yang lebih baik, di mana lulusan tidak hanya menjadi pendidik yang kompeten tetapi juga inovator di bidang ekonomi.