Menu Close

Kontes Literasi Finansial III Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Unsri Diikuti 192 Siswa dari Berbagai Daerah dan Provinsi di Indonesia, Dorong Generasi Z Cerdas Finansial

Palembang, 14 Oktober 2026 — Membangun generasi muda yang cerdas, kritis, dan mandiri dalam mengelola keuangan menjadi salah satu upaya penting di tengah perkembangan ekonomi digital. Komitmen tersebut diwujudkan Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya, melalui penyelenggaraan Kontes Literasi Finansial (KLF) III Tingkat Nasional Tahun 2026.

Mengusung tema “Bijak Finansial di Era FOMO: Mewujudkan Generasi Z yang Cerdas, Kritis dan Mandiri”, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa SMA untuk mengembangkan pengetahuan, kreativitas, serta kepedulian terhadap pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.

Kontes yang diselenggarakan di Palembang ini menarik partisipasi pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari sejumlah wilayah di Sumatera Selatan, antara lain Sungai Lilin, Kayuagung, Muara Pinang, Prabumulih, dan Sembawa. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti pelajar dari Palangkaraya Kalimantan Tengah, Cikarang Bekasi Jawa Barat, Kota Jambi, serta Tanjung Pandan, Kepulauan Belitung.

Keikutsertaan pelajar dari berbagai daerah, provinsi, dan pulau tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan Kontes Literasi Finansial III. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi para siswa untuk memperluas wawasan, bertukar perspektif, dan memahami berbagai persoalan keuangan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

Literasi Finansial sebagai Bekal Penting Generasi Z

Di tengah pesatnya perkembangan produk dan layanan keuangan, kemampuan mengelola uang secara bijak menjadi bekal penting bagi generasi muda. Kemudahan transaksi digital, maraknya penawaran pinjaman online, serta berbagai tawaran investasi yang tidak jelas legalitasnya menuntut pelajar untuk memiliki pemahaman finansial yang memadai agar mampu mengambil keputusan secara cermat.

Literasi finansial tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghitung uang atau membiasakan diri menabung. Lebih dari itu, literasi finansial mencakup kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran, mengenali risiko, serta memahami dasar-dasar investasi.

Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu generasi muda membangun kebiasaan keuangan yang sehat sekaligus menghindari perilaku konsumtif, utang yang tidak terkendali, dan penipuan berkedok investasi.

Melalui Kontes Literasi Finansial III, Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Unsri berupaya menanamkan kesadaran kepada siswa mengenai pentingnya perencanaan keuangan, kebiasaan menabung, serta tanggung jawab dalam menggunakan uang. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peran perguruan tinggi dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, khususnya melalui pendidikan ekonomi bagi generasi muda.

Tiga Cabang Lomba untuk Mengasah Pengetahuan dan Kreativitas

Untuk memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan sesuai minat dan potensinya, Kontes Literasi Finansial III menghadirkan tiga cabang perlombaan, yaitu Lomba Cerdas Cermat (LCC) Literasi Finansial, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Kontes Literasi Keuangan, dan Lomba Video Kontes Literasi Keuangan.

Pada cabang LCC, peserta ditantang untuk menguasai konsep dan wawasan keuangan sekaligus menunjukkan ketepatan serta kecepatan dalam menjawab soal. Cabang ini menjadi sarana untuk menguji pemahaman peserta terhadap berbagai konsep literasi finansial.

Sementara itu, cabang LKTI memberikan kesempatan kepada siswa untuk menuangkan gagasan secara ilmiah dan sistematis. Peserta dituntut mampu merumuskan permasalahan, melakukan analisis, serta menawarkan solusi terhadap persoalan keuangan yang relevan dengan kehidupan remaja.

Adapun Lomba Video mendorong peserta menyampaikan pesan literasi keuangan melalui karya audiovisual yang kreatif, menarik, dan mudah dipahami. Melalui cabang ini, siswa dapat mengasah kreativitas dan kemampuan berkomunikasi sekaligus mengajak teman sebaya serta masyarakat untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan.

Antusiasme pelajar dalam mengikuti kegiatan ini terlihat dari jumlah peserta pada setiap cabang lomba. LCC diikuti oleh 81 siswa yang tergabung dalam 27 tim, LKTI diikuti 51 siswa dari 17 tim, sedangkan Lomba Video diikuti 60 siswa dari 20 tim.

Secara keseluruhan, Kontes Literasi Finansial III diikuti oleh 192 siswa yang tergabung dalam 64 tim. Setiap tim terdiri atas tiga siswa. Dengan komposisi tersebut, kegiatan ini tidak hanya menguji pengetahuan dan keterampilan individu, tetapi juga mendorong kemampuan bekerja sama, membagi peran, dan membangun komunikasi yang efektif dalam kelompok.

Rangkaian Kegiatan dan Pelaksanaan Lomba Secara Daring

Rangkaian Kontes Literasi Finansial III diawali dengan pendaftaran dan pengumpulan karya yang berlangsung pada 1 Agustus hingga 12 Oktober 2026. Periode tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempersiapkan diri dan menyempurnakan karya, terutama pada cabang LKTI dan Lomba Video yang memerlukan proses penyusunan serta produksi.

Selanjutnya, pembukaan kontes dilaksanakan secara daring pada 2 Oktober 2026. Kegiatan dilanjutkan dengan technical meeting pada 13 Oktober 2026 yang juga diselenggarakan secara daring untuk memberikan penjelasan mengenai ketentuan dan teknis pelaksanaan perlombaan.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana KLF Tahun 2026, Ibu Fitriyanti, S.Pd., M.Pd., memberikan semangat kepada seluruh peserta agar mengikuti kompetisi dengan antusias. Sementara itu, Kepala Departemen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (P.IPS), Dr. Hudaidah, M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Kontes Literasi Finansial III.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan seluruh peserta dari berbagai daerah dan provinsi memperoleh informasi yang sama mengenai pelaksanaan lomba sehingga dapat mempersiapkan diri dan mengikuti setiap tahapan kompetisi dengan baik.

Babak penyisihan dilaksanakan pada 14 Oktober 2026. Khusus cabang LCC, peserta mengerjakan soal melalui platform ThatQuiz (web.thatquiz.org), yaitu situs penyedia ujian dan kuis daring yang dapat diakses melalui peramban tanpa perlu memasang aplikasi tambahan.

Penggunaan platform tersebut memungkinkan peserta mengerjakan soal melalui perangkat masing-masing, sementara sistem melakukan penilaian secara otomatis. Pemanfaatan teknologi ini membuat pelaksanaan LCC secara daring menjadi lebih praktis dan efisien, sekaligus memudahkan peserta yang berasal dari luar Palembang untuk mengikuti kompetisi tanpa harus datang langsung ke lokasi penyelenggaraan.

Hasil babak penyisihan dijadwalkan diumumkan pada 15 Oktober 2026. Peserta LCC yang dinyatakan lolos akan melanjutkan kompetisi ke tahap berikutnya, yaitu babak final yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026 di Aula Gedung FKIP Unsri, Ogan, Palembang.

Pada tanggal yang sama, panitia juga merencanakan pengumuman pemenang dari cabang lomba lainnya serta penutupan kegiatan yang akan dilaksanakan pada sore hari.

Lebih dari Kompetisi, Menjadi Ruang Belajar dan Berkolaborasi

Penyelenggaraan Kontes Literasi Finansial III secara daring memberikan kesempatan kepada siswa dari berbagai daerah untuk berpartisipasi tanpa terkendala jarak dan biaya perjalanan. Format ini juga memperkenalkan peserta pada pemanfaatan teknologi dalam kegiatan akademik, sebuah keterampilan yang semakin dibutuhkan dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari.

Lebih dari sekadar ajang untuk meraih prestasi, kontes ini dirancang sebagai pengalaman belajar yang mendorong siswa mengembangkan berbagai keterampilan. Melalui LCC, peserta melatih ketepatan dan kecepatan berpikir. Melalui LKTI, mereka belajar menyusun gagasan secara ilmiah dan sistematis. Sementara itu, Lomba Video menjadi ruang untuk mengasah kreativitas dalam menyampaikan informasi keuangan secara menarik dan mudah dipahami.

Ketiga cabang lomba tersebut memberikan pengalaman belajar yang saling melengkapi. Peserta tidak hanya dituntut memahami konsep keuangan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, dan bekerja sama. Berbagai keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Dengan demikian, Kontes Literasi Finansial III menjadi salah satu upaya untuk menghubungkan pembelajaran ekonomi dengan persoalan nyata yang dihadapi generasi muda. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin memahami bahwa kemampuan mengelola keuangan merupakan keterampilan penting yang perlu dibangun sejak dini.

Mewujudkan Generasi Muda yang Cerdas dan Mandiri Finansial

Melalui penyelenggaraan Kontes Literasi Finansial III, Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Unsri berharap semakin banyak siswa yang memiliki pemahaman keuangan yang baik dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial secara cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan kontes untuk ketiga kalinya juga menunjukkan keberlanjutan upaya dalam memperluas edukasi literasi finansial di kalangan pelajar. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan dengan jangkauan yang semakin luas sehingga lebih banyak sekolah dan siswa dari berbagai daerah memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi.

Pada akhirnya, literasi finansial yang kuat diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya mampu mengelola uang secara bijak, tetapi juga cermat dalam mengenali risiko keuangan, mampu merencanakan masa depan, dan konsisten membangun kebiasaan finansial yang sehat.

Melalui semangat “Bijak Finansial di Era FOMO”, Kontes Literasi Finansial III FKIP Unsri diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mewujudkan Generasi Z yang cerdas, kritis, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengambil keputusan keuangan demi masa depan yang lebih baik.